Diterima Dua Universitas di United Stated of America (USA) Part 1 : Sebuah Motivasi



Halo teman-teman yang lagi sibuk #workfromhome, mulai bosan #stayhome dan berjuang untuk #stayhealthy, semoga masih tetap semangat di hari ini. Tidak janji sih, tapi tulisan ini mengandung rapalan yang bisa melunturkan bosan. Tidak percaya? Silahkan baca sampai akhir.

Diterima dua universitas di USA? Yakin? Ah, paling cuma universitas yang tidak terkenal. Anak Indonesia Timur mana bisa sih masuk universitas bergengsi? Halu...

Yups! Pikiran yang sama awalnya terlintas, sampai tidak percaya selama berhari-hari setelah membaca pengumuman penerimaan mahasiswa baru di Teachers College, Columbia University di New York dan The George Washington University di Washington DC, ibukota Amerika Serikat. Bukan apa-apa sih, tapi pernah patah hati dan di-php-in setahun yang lalu dalam sebuah pengumuman penerimaan (nanti kita cerita tentang bagian ini #pinkypromise).

Beginilah awal mulanya. Teman-teman pasti tahu LPDP kan? Ya, betul! Salah satu penyedia beasiswa yang meng-cover seluruh biaya sekolah dan hidup selama kita berada di daerah studi. Singkat cerita, pada akhir tahun 2019, tepatnya bulan Desember saya mendaftar Beasiswa Indonesia Timur dengan skor TOEFL yang masih rendah yaitu 473. Bisa saja waktu itu, saya mendaftar dengan skor IELTS, tetapi pada saat deadline pendaftaran, hasil IELTS setelah mengikuti ELTA (English Language Training Assistance) belum diterbitkan. Nasib baik setelah pernah gagal wawancara beasiswa LPDP pada tahun sebelumnya, dengan deadline waktu 3 hari tersisa sejak saya mendaftar dan skor TOEFL seadanya, akhirnya Tuhan memberikan kesempatan.

Ada hal menarik nih, awalnya saya mendaftar LPDP dengan tujuan utama ke kampus Seoul National University, Korea Selatan. Hm, jago hangeul dong? Lancar bahasa korea dong? Nanti ditulisan-tulisan mendatang kita bahasa khusus tentang part ini. Sabar yah... Nah, kegamangan itupun datang. Selama 4 bulan mengikuti kegiatan PB (Pengayaan Bahasa) dan melewati banyak pertimbangan, saya memutuskan untuk mendaftar dulu ke universitas-universitas di pilihan kedua dan ketiga. (Please, don’t blame me about my decision. Either K-Pop-ers or Scholarship hunters. #peace)

Setelah melewati sebuah perjuangan yang menguji kesabaran, menguras air mata, membutuhkan energi yang banyak dan tabungan, akhirnya buah-buah dari setiap usaha mulai ranum. Ciiaahh... Pada tanggal 4 Maret 2020, sebuah email dari Teachers College, Columbia University (TCCU) muncul di pemberitahuan. Deg-deg-an? Tidak sih. Gemetaran! Benar-benar gemeteran! Bagaimana tidak? Selama sebulan lebih menunggu hasil penerimaan, sepotong isi email muncul dengan judul Email “Teachers College, Columbia University Decision Available” menjawab semua kegalauan. Walaupun masih galau, menunggu hasil dari The George Washington University (GWU). Hasil pengumuman ini masih saya simpan sendiri, sembari menunggu hasil dari GWU. Kemudian pada tanggal 16 Maret, setelah mengecek email satu persatu, ternyata pada tanggal 11 Maret 2020 email dari GWU admission dengan judul “Your Admission Decision is Ready to be Viewed” sudah dikirim. Pelipur gundah gulana. Diterima! Dua-duanya! Yey... mimpi untuk sekolah di luar negeri dan dibiayai, akhirnya tercapai.

See.. saya anak Indonesia Timur. Seorang anak Kefamenanu, Timor Tengah Utara. Bisa menjadi salah satu penerima beasiswa bergengsi dan diterima di universitas-universitas bergengsi. Tidak ada hal yang tidak mungkin. Tidak ada hal yang terlalu berat. Selama masih ada keyakinan dan mimpi yang kuat, semua cita-cita bisa tercapai. Salah satu hal yang saya percaya adalah “Ketika kamu bisa mem-visualisasi-kan masa depan kamu, sebenarnya kamu sedang membuka pintu menuju ke sana, membangun potongan-potongan jalan menujunya dan menggabungkannya dengan sebuah usaha. Sadar atau tidak sadar. Dan akhirnya kamu sampai.”

Ada hal-hal menarik selama melamar ke TCCU dan ke GWU. Dari sebuah drama bersama TCCU tentang email yang harus dikonfirmasi berulang-ulang. Sampai hopeless, menangis, dan pasrah kalaupun tidak diterima. Drama lain tentang wawancara GWU yang harus numpang di rumah salah satu sahabat karena di rumah sendiri belum punya listrik. Laptop yang tiba-tiba ngadat pas mau wawancara, tidak bisa menyala. Dan kelewat 5 hari pengumuman GWU dari hari pengumuman.

Banyak hal setelah ini yang akan saya ceritakan. Tentang LPDP, tentang TCCU, GWU, ELTA, Korea dan mimpi. Kampus mana yang saya pilih dan prosedur-prosedur tentang urusan perkuliahan di luar negeri. Anggap saja tulisan ini sebagai salam perkenalan, biar siap mendengar hal-hal menarik lainnya yang diharapkan bisa memotivasi teman-teman dan adik-adik untuk tidak takut menggenggam mimpi yang besar.

“Mungkin bagi sebagian orang kita kecil dan dipertanyakan, tapi tidak ada yang benar-benar tahu hal besar dalam diri kita kecuali diri kita sendiri. Buat mereka bertanya, kok bisa sih dia meraih mimpi sebesar itu?”

 

 

 


Komentar

  1. TOLONG KO PILIH AME COLUMBIA UNIVERSITY EE... SONDE BOLEH KULIAH DI KAMPUS LAIN!

    BalasHapus
  2. Wanita hebat πŸ’–πŸ˜˜

    BalasHapus
  3. terima kasih sudah memotivasi ka i untuk terus semangat. Tetap semangat kak.

    BalasHapus
  4. Memang luar biasa bu. I am proud of you❤

    BalasHapus
  5. Wah selamat Ibu πŸ™πŸ™ Im proud of you kak ❤️❤️πŸ€— Tuhan berkati selalu Ibu πŸ˜‡πŸ˜‡

    BalasHapus
  6. Sungguh ni ibu.. Gemetaran bacanya... SELAMATTTTTTT IBUUUUUUU.. πŸ’™πŸ’™πŸ’™
    Eh tapi ini gany.. Hehehehe

    BalasHapus
  7. Proud of U, sisterrπŸ»πŸ‘

    BalasHapus
  8. Selamat ibu eh mksdnya ka ki 😁

    BalasHapus
  9. Wow...ini sangat memotivasi.
    Sy juga sangat ingin kuliah diluar negeri tapi kemampuan berbahasa inggris saya kurang. Apakah kakak kursus bahasa inggris atau belajar secara otodidak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau belajar Bahasa Inggris, skor yang saya pakai untuk mendaftar itu hasil belajar sendiri. Setelah lolos beasiswa, LPDP biasanya menyediakan Pengayaan Bahasa-program untuk belajar IELTS. Tahun 2019 akhir juga sempat ikut ELTA (beasiswa belajar Bahasa Inggris yang disediakan AAS). Kemampuan berbahasa bisa dilatih kok,,, asal ada niat. :)
      Semangat!

      Hapus
  10. Ibu,,,,SELAMATπŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽŠπŸŽŠ
    Ibu hebat sekali,,,,luar biasa buπŸ‘πŸ‘
    Terus menginspirasi bu,, sukses selalu, Tuhan memberkatiπŸ™πŸ’™

    BalasHapus
  11. Ibuuuuuu, kerennnnn bu hebattt sekaliiiiii sedih bca bu
    Buttt, dari ini sy bljr bhwa masa depan tdk ad yg tdk mungkinnn
    Thx bu untuk sharing crtny πŸ™πŸ™

    BalasHapus
  12. Haiiiiii dear, i am happy to hear that. You are the best always the best. Keep spirit hunny. God always with you.

    BalasHapus
  13. Congrats AdeπŸ‘
    Semoga motivasi dan semangatnya bisa menular ke anak² kefa lainnyaπŸ‘

    BalasHapus
  14. Congrats bu guru cantik πŸ’

    BalasHapus
  15. Selamat bu, saya bangga dengan ibu. Sukses selalu ibu. TymπŸ˜‡

    BalasHapus
  16. Selamat ibuπŸŽ‰πŸŽ‰

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

“TRY TO BE BETTER, NOT TO BE PERFECT!”